Share This Blog

Saturday, September 21, 2013

Masjid Kubah Emas Dian Al-Mahri

Waktu jam mata pelajaran bahasa Inggris, aku dan semua teman sekelasku diminta untuk membuat kelompok lalu membuat teks dekripsi tentang tempat yang nanti kita akan kunjungi. Anggota kelompokku ada 6 anak, Aku, Mita, Syahla, Valin, Fadam, dan Hidayat atau sapaannya Hidan. Kami memilih untuk pergi dan membuat dekripsi tentang Masjid Kubah Emas.

Pada hari Sabtu, 21 September 2013 kami melakukan kunjungan ke Masjid Kubah Emas Depok yang terletak di Jln. Raya Meruyung, Kecamatan Limo, Depok.

Masjid ini bernama asli Masjid Dian Almahri. Disebut Masjid Kubah Emas karena kubah-kubahnya yang memang terbuat dari emas. Masjid Kubah Emas termasuk salah satu masjid termegah di Asia Tenggara.

Masjid ini mulai dibangun bulan April 1999 dan diresmikan tanggal 31 Desember 2006. Masjid Dian Almahri diambil dari nama pendiri masjid yang sangat menawan ini, yakni Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid, pengusaha asal Banten.
Masjid mengagumkan ini berdiri di lahan sekitar 70 hektare dan mempunyai gaya arsitektur yang sangat khas.

Masjid ini mempunyai luas sekitar 8.000 meter persegi yang terdiri dari bangunan utama, mezamin, halaman dalam, selasar atas, selasar bawah, tempat sepatu, dan tempat wudhu. Masjid ini mampu menampung sekitar 15.000 jamaah untuk melaksanakan sholat dan 20.000 jamaah untuk pelaksanaan majilis taklim. Masjid Kubah Emas mempunyai lima kubah, dan enam menara.

Kelima kubah masjid ini dilapisi oleh gold mozaik 24 karat. Bentuk kubah utama memiliki diameter bawah 16 meter, diameter tengah 20 meter, dan tinggi 25 meter. Sedangkan keempat kubah lainnya memiliki diameter bawah 6 meter, diameter tengah 7 meter, dan tinggi 8 meter.

Selain pada kubah, material emas juga terdapat di mahkota pilar interior berupa serbuk emas, gold planning di tangga mezamin, kapital, lampu gantung, ornamen kaligrafi langit-langit kubah, dan ornament dekoratif di atas minbar mihrab.

Relief hiasan di atas tempat imam terbuat dari emas 18 karat. Begitu juga pagar di lantai dua dan hiasan kaligrafi di langit-langit masjid. Sedangkan mahkota pilar masjid yang berjumlah 168 buah berlapis bahan prado atau sisa emas.

Ruang utama masjid memiliki ukuran 45×57 meter, dapat menampung sebanyak 8.000 jamaah. Masjid ini memiliki 6 minaret berbentuk segi enam yang tingginya masing-masing 40 meter. 6 minaret ini dibalut granit abu-abu dari itali dengan ornamen yang melingkar. Pada puncak minaret terdapat kubah berlapis mozaik emas 24 karat.

Kubah masjid ini mengacu kubah yang digunakan masjid-masjid Persia dan India. Lima kubah melambangkan rukun Islam, seluruhnya dibalut mozaik berlapis emas 24 karat yang materialnya diimpor dari Italia.

Pada langit-langit kubah terdapat lukisan langit yang warnanya dapat berubah sesuai dengan warna langit pada waktu-waktu sholat dengan menggunakan teknologi tata cahaya yang diprogram dengan komputer.

Interior masjid ini menampilkan pilar-pilar kokoh yang tinggi menjulang untuk menciptakan skala ruang yang agung. Ruang masjid didominasi warna monokrom dengan unsur utama warna krem, untuk memberi karakter ruang yang tenang dan hangat. Materialnya terbuat dari bahan marmer yang diimpor dari Turki dan Italia. Di tengah ruang, tergantung lampu yang terbuat dari kuningan berlapis emas seberat 2,7 ton, yang dikerjakan oleh ahli dari Italia.
Selain masjid, di kawasan sekitar masjid juga terdapat gedung serba guna yang mampu menampung 20.000 jamaah, villa, dapur umum, ruko dan rumah tinggal pendiri masjid.











Wednesday, September 11, 2013

Tuesday, September 10, 2013